November 2007

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30  

Categories

Powered by Friendster Blogs

November 17, 2007

Kentang Panggang (isi smoked beef, brokoli dan keju)

I got this recipe from Fitri about a week ago.. (tapi baru sempat nyoba dipraktekin sekarang). Pas, di dapur kok ya ada kentang.. walopun... ya, walopun... keliatannya umur kentang itu udah dua mingguan! Hadoh.. bener2 nih.. rajin nyetok barang doang.. soal makenya mah nunggu kalau udah deket expired. Dasar pemalas.. :(

Bahan: kentang (sebanyak suka, saya pake kentang Tess 4 biji), olive oil buat ngoles kentang (boleh juga pake minyak sayur biasa atau pake butter), garam (saya pake Refina).

Bahan isi: boleh sesukanya (saya pake smoked beef, brokoli dan keju parut).

Disikati_1
First of all, cuci bersih kulit kentang yang akan diolah karena nanti akan ikut dimakan juga. Kemudian tiriskan. Oya, boleh dinyalakan dulu ovennya.

Ditusuki
Tusuk2 pake garpu semua sisi kentang. Gayanya terserah aja..

Minyaki
Olesi dengan olive oil hingga merata. Kalau Fitri kayaknya ngoles pake kuas. Berhubung saya pemalas dan males kalau musti nyuci2 kuas yang belepotan minyak, yah udah tuang aja kira2 satu sendok makan olive oil ke kentang yang udah dijajar di mangkuk panggangan (atau pake loyang).

Ratakan
Guling2kan kentang pake garpu hingga semua sisi rata terolesi minyak..

Garami
Taburi sedikit garam trus guling2kan kayak tadi agar semua sisi rata kena garam.. Ingat garamnya sedikit aja yang penting rata. Kalau sampai kebanyakan tar asin banget nggak bisa dimakan kan sayang.. Nah kalau garamnya pas tar kulit kentangnya terasa renyah2 gurih gitu..

Next, masukkan ke oven yang kira2 sudah panas 160 derajat Celcius. Boleh aja kentangnya dibalik setelah 30 atau 40 menit kemudian. Jangan takut gosong.. Tenang.. Matengnya masih lama, kok.

Nah kalau udah satu jam (atau lebih) manggangnya, coba di tes mateng apa belum. Boleh ditusuk pake garpu ngetesnya. Hati2 yah, panas! Kalau terasa ditengahnya udah empuk berarti udah mateng.

Matengpot
This is it.. kulitnya coklat keemasan, kelihatan crisp, dan tengahnya empuk. Kalau dirasa kurang empuk ya dipanggang lagi sampai sesuai keinginan..

Sampai disini kentangnya udah enak untuk langsung dipotong2 dan dimakan selagi hangat. Atau kalau mau dikasih isi, ya lebih enak lagi.. Isiannya bisa macem2 tergantung selera.

Isipot
Potong2 brokoli dan smoked beef, serta parut keju sebelum kentangnya diangkat.

Tumis
Panaskan minyak atau butter sampai benar2 panas, masukkan smoked beef, tunggu berubah warna lalu masukkan brokoli. Aduk2 sebentar. Matikan kompor.

Kejui
Taburkan sedikit keju parut di atas tumisan, tidak usah diaduk. Biarkan kejunya meleleh karena panas dari penggorengan.

Jadipot
Belah kentang panggang menjadi 2 atau 4 bagian tapi jangan putus. Isikan tumisan. Tambahkan keju parut kalau suka..

Yummm... i would say, it's really worth the effort! ;)

Thanks a lot for the recipe, Fitri..







                            

November 14, 2007

Baby, Kaldu Ayam

I have one little trick to add some nutritional value into miss A's meal. Well it's widely known, actually. Kaldu ayam. Saya suka mencampurkan kaldu ayam ke dalam menu nasi miss A. Consider she has one meal (or two, if I'm lucky) of rice in a day, then at least one or two tablespoon of kaldu ayam berhasil masuk ke perutnya.. ;) Yah, walaupun harus diencerkan gitu.. sebab kalau sedikiiit aja thick, dia jadi nggak mau makan! Duh..

 

So here's how I make kaldu ayam (kampung) for her.

NOTE: penekanan pada kata ayam kampung, sebab saya membuat kaldu ayam kampung caranya berbeda dengan ayam broiler. I'll see about that some other time.

Bahankaldu

Bahan: 1 ekor ayam kampung, 1 wortel sedang, 1 onion (boleh juga pake garlic, tapi pas bikin ini lagi kehabisan), 2 or 3 batang seledri. Semua bahan dicuci bersih, dipotong2 sedang.

Taruhpanci

Masukkan ayam ke dalam panci beserta sayuran yang telah dipotong2.

Beriair

Beri air sampai 3/4 panci. Panaskan dengan api besar atau sedang tanpa tutup (atau kalau perlu ditutup, agak dibuka sedikit). At this time saya mencuci piring. Mmmmm... sebentar saja bau wangi kaldu ayam tercium seantero rumah!

Setelah mendidih, api dikecilkan. Biarkan airnya menyusut. Sementara, saya tinggal shalat 'Isya dulu.

NOTE: Kalau yang dipakai ayam broiler, dan langsung direbus begitu aja seperti cara ayam kampung, maka pada tahap ini ada busa2 gitu yang mengambang di bagian atas. Dibuang aja. Lebih bagus kalau sebelum diolah seperti ini, ayam broiler direbus dan cuci dulu. We'll talk about that later.

Satujam

Ooops.. saya ketiduran sebentar karena nenenin miss A.. Here's panci saya setelah satu jam. *Atau satu setengah jam, ya? Yah kira2, lah..*
Notice airnya sudah berkurang banyak sekali. So I decided that it's enough.

Ambil potongan2 ayam dari dalam panci. Pakai jepitan, yah. Panas soalnya...

 

Dipisahkan

Then ayamnya tadi saya bagi tiga. Dagingnya buat miss A, kulitnya buat saya (oh, ya, saya sukaaaa sekali kulit ayam. ahem. enak loh..), dan tulang2nya buat dicampurkan lagi ke air kaldu.

Tulang

See? Tulang2nya dicemplungkan lagi ke air kaldu! Supaya? Mmmm.. supaya kaldunya lebih enak lagi! Lebih kental! Lebih beraroma ayam! ....! (insert your own reason here).


Cicipi

Cicipi. Saya kasih 3/4 sendok teh garam. Ingat, karena ini kaldu buat bayi jadi nggak usah dikasih merica dan lain2nya. Cukup garam saja. Atau tidak usah dikasih  bumbu apa2 kalau tidak suka.

That's it.

 

Tunggu sebentar lagi...

Sebentar lagi...

Oahemmm... saya sudah mengantuk berat rupanya. Yah sudah, matikan kompor.

 

Disaring

Pisahkan air kaldu dengan sayuran dan tulang2 ayam...

 

Sudahsaring

Mmmm.. mmmm... mmmmhhh... Ngiler dah, pengen nyruput.. sluurpp..
Eh, eh, oke. Enggak ding. Yah, udah. Tunggu agak dingin sebentar. Atau kalau saya: panci ditutup, ditinggal tidur. Pas miss A bangun tengah malam minta nenen (lagi), udahnya saya ke dapur, mindahin air kaldu yang udah nggak panas ke dalam kulkas.

Lemak

THIS is yang akan kita temui besok paginya. Lemak (ugghh) terpisah di bagian atas. Disendokin aja itu lemaknya. Dibuang. (Atau, mau diapain juga boleh..).

Dipanaskan

Last. Panaskan air kaldu yang sudah bebas lemak tersebut, kemudian dinginkan suhu ruang sebelum disimpan ke dalam  air tight container, plastik, jar, ice cube (atau mau disimpan dimana terserah aja) for further use..

Aih, kompor saya kotor benar... kabur ahhhh.. :p